Loading
 
 
 
Bang Foke : Jangan Hanya DKI Terapkan Pajak Progresif 
Pemerintah Otak Atik Fasilitas Pajak 
Target Rp 4,7 M, Realisasi Rp 715,7 Juta 
RI Tidak Terapkan Tax Amnesty  
Tarik Investasi, Pemerintah Godok Insentif Pajak  
Pemerintah kaji aturan baru insentif pajak 
Wah, Pajak Progresif Mulai Diberlakukan Awal Tahun Depan 
Belum Tertarik Luncurkan Tax Amnesty 
Pengemplang Pajak Disidang 
Per 1 September 2010, Realisasi Pajak Baru 55 Persen 
 
 
News
detikfinance, 08-Pebruari-2010
 
 

Polri & Dirjen Pajak Kerjasama Usut Pengemplang Pajak

 

Jakarta - Instruksi Presiden SBY agar kejahatan pajak diperangi mendapat atensi dari jajaran Mabes Polri. Polri akan membantu penuh Direktorat Jenderal Pajak mengungkap kasus pengemplang pajak.

"Pajak itu ada PPNS atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Saya sudah bertemu dengan Pak Tjiptardjo, Dirjen Pajak, kira-kira 2 minggu lalu. Jadi permasalahan-permasalahan pajak, Polri akan bantu penuh Direktorat Jenderal Pajak dalam pengungkapannya," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi saat dihubungi wartawan lewat telepon, Senin (8/2/2010).

Menurut dia, Polri sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Dirjen Pajak. "Nanti tentunya kita akan membicarakan lebih konkret lagi. Kemarin kan baru pertemuan awal saja," ujar dia.

Ketika ditanya apakah Bareskrim sudah menerima data-data pengemplang pajak, Ito menjawab data-data pajak merupakan kewenangan Dirjen Pajak.

"Kita sudah mempunyai Korwas (koordinator pengawasan PPNS) bersama-sama Dirjen Pajak untuk melaksanakan penegakan hukum. Kalau dari Polri, kita harus kerjasama dengan Dirjen Pajak," ujarnya.

Saat memberi sambutan di Rapimnas Polri, Presiden SBY menginstruksikan Polri untuk memerangi kejahatan pajak. Polri diminta menegakkan hukum dan memerangi kejahatan yang merugikan hajat hidup orang banyak itu.

 
Print This Article | Send This Article
     
 
  Copyrights (c) 2000-2009 OMNI SUKSES UTAMA All Rights Reserved. Disclaimer.